Tiga Terlambat dan Empat Terlalu

Semakin hari, pengunjung blog ini semakin ramai, tak pernah kurang dari 500 orang viewer per harinya. Saya jadi merasa berdosa karena beberapa minggu ini saya tidak mengupdate tulisan blog saya ini. Harap maklum saja ya, beberapa minggu ini saya menjalani masa transisi perpindahan tugas dari kantor lama ke kantor baru. Jadi saya lebih fokus ke pekerjaan di kantor lama agar cepat selesai sebelum saya pindah ke kantor baru di Bandung.

Dari aneka ragam tulisan saya yang bertema KB ini, rasanya saya belum pernah menuliskan apa yang tertera di judul ya? Tiga terlambat dan empat terlalu. Kalimat tersebut merupakan salah satu jargon yang dapat mengingatkan kaum perempuan agar lebih perduli dengan kesehatan reproduksinya.

Kalimat tiga terlambat dan empat terlalu ini sangat berkaitan erat dengan proses kehamilan dan persalinan. Seperti yang kita tahu, usia reproduktif seorang perempuan itu berkisar antara 15 tahun hingga 49 tahun. Atau bisa juga dikatakan selama perempuan tersebut masih mendapatkan masa haid. Ketika seorang perempuan pasangan usia subur menghendaki kehamilan, ada baiknya mengenali tiga terlambat dan empat terlalu tersebut.

Apakah tiga terlambat dan empat terlalu tersebut?

Tiga terlambat adalah tiga kalimat yang mengingatkan semua pihak agar lebih perduli terhadap perempuan yang sedang hamil dan menunggu persalinan. Untuk menyelamatkan ibu bersalin dan anaknya, maka harus dihindari tiga terlambat ini. yaitu:

  1. Terlambat mengenal tanda bahaya dan mengambil keputusan
  2. Terlambat mencapai fasilitas kesehatan, dan
  3. Terlambat mendapatkan pertolongan di fasilitas kesehatan.

Sedangkan empat terlalu adalah kalimat antisipatif bagi pasangan usia subur dalam merencanakan kehamilan. Empat terlalu ini, sebisa mungkin harus dihindari dalam merencanakan kehamilan. yaitu:

  1. Terlalu muda punya anak (kurang dari 20 tahun)
  2. Terlalu banyak melahirkan anak (jumlah anak lebih dari tiga)
  3. Terlalu rapat jarak melahirkan (kurang dari 2 tahun), dan
  4. Terlalu tua untuk mempunyai anak (di atas 35 tahun, resiko tinggi).

Nah, dengan mengenali tiga terlambat dan empat terlalu tersebut, diharapkan pasangan usia subur (suami dan istri) dapat merencanakan kehamilan dengan tepat. Untuk mendukung perencanaan kehamilan, anda bisa memilih alat atau metode kontrasepsi yang sudah saya tuliskan di blog ini. konsultasikan juga dengan bidan, dokter, atau penyuluh keluarga berencana yang ada di kota anda.

Pada bahasan berikutnya, saya akan membahas poin demi poin tiga terlambat dan empat terlalu tersebut. (HS)

Pagipagi di kantorbaru

Iklan

4 thoughts on “Tiga Terlambat dan Empat Terlalu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s