KLA Project

Ini bukan tentang KLA Project yang grup musik legendaris asal Jogja yang menyanyikan lagu Jogjakarta. Ini juga bukan mengenai personil KLA yang sempat digawangi Katon Lilo dan Adi. Tapi ini tentang salah satu program pemerintah dimana saya terlibat di dalamnya sebagai salah satu pengurus di tingkat kelurahan, dimana kelurahan tersebut sedang merintis dirinya menjadi KLA. Kelurahan Layak Anak.

Saat ini saya sedang terlibat dalam rintisan membangun kelurahan layak anak sebagai salah satu project dari kantor saya, yang merupakan kepanjangan dari project-nya kementrian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Jujur saja, saya belum ngeh dengan istilah “kota layak anak” itu sendiri. hampir satu tahun, tim kami meraba-raba mencari bentuk bagaimana pembangunan berbasis hak-hak anak ini bisa diselenggarakan.

KLA ini bisa kependekan dari Kota Layak Anak, Kabupaten Layak Anak, ataupun Kelurahan Layak Anak. Nah, maka dari itu, saya menyebut pekerjaan ini sebagai KLA Project.

Menurut hand out yang saya dapat, KLA merupakan sistem pembangunan yang mengintegrasikan komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program, dan kegiatan untuk pemenuhan hak-hak anak.  Tujuan dari KLA ini adalah untuk membangun inisiatif pemerintahan kabupaten/kota yang mengarah pada upaya transformasi hak-hak anak (convention of the rights of the child) dari kerangka hukum ke dalam definisi, strategi, dan intervensi pembangunan, dalam bentuk kebijakan, program dan kegiatan pembangunan dalam upaya pemenuhan hak-hak anak, di wilayah kabupaten atau kota.

Jadi inti dari KLA ini adalah mewujudkan Kabupaten/Kota dimana anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal serta terlindungi dari kekerasan dan diskriminasi.

Sejujurnya, saya bersama tim KLA Project di kelurahan Sawah Gede (kelurahan yang ditunjuk sebagai pilot project KLA di Kab. Cianjur), masih meraba-raba mengenai program yang digagas kementrian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak ini. semuanya berangkat dari nol. Tanpa bekal yang memadai hingga akhirnya terbentuk tim untuk menjalankan implementasi KLA di kelurahan Sawah Gede ini.

Saat ini tim kami baru akan memulai melangkah mewujudkan rintisan KLA Project ini. saya sendiri ditugasi untuk membuat semacam banner yang berisi kalimat-kalimat yang mengandung pesan yang bisa dibaca oleh khalayak publik.

Nah, disini saya ingin meminta bantuan dari pembaca, kira-kira kalimat apa yang bisa saya tuliskan untuk memotivasi masyarakat agar lebih aware dan lebih peduli terhadap anak-anak di lingkungannya.

Bantu saya ya…. (HS)

Iklan

8 thoughts on “KLA Project

  1. salam kenal mas.. saya termasuk hobi baca blognya, terutama karena saya jg berada di lingkungan per KB an. baru juga tau tentang KLA ini, soalna di kabupaten saya belom ada bunyi”nya hehe… mungkin bisa di link kan dengan program BKB ya mas? *malah nanya*

    1. halo mbak tika, salam kenal kembali.
      trims sudah mau membaca blog ini. semoga ilmunya bermanfaat ya 😀
      tentang KLA ini, memang belum semua kabupaten kota menjalankan programnya. mengingat ini adalah program baru, jadi baru beberapa kab/kota saja yg ditunjuk jadi pilot project. cianjur ditunjuk jadi pilot project setelah depok berhasil menjalankan program ini.
      bisa di link-kan dengan BKB? tentu saja mbak. karena program ini lintas sektoral, jadi semua kegiatan yang menyangkut anak akan terwadahi di sini 😀
      tidak cuma BKB, tapi PAUD, PKBM juga 🙂

      btw, bantu cari kata2nya dong hehehehe

  2. hehehe.. iyah.. browsing nya sambil ngerjakan DUPAK, makanya nemu blognya, thanks blognya uda banyak membantu terutama karena sudah agak susah merangkai kata-kata, lebih enak ngomong langsung siy..atau karena banyak malasnya yah hehe…

    salut ma blognya.. rajin nulisnya.. mengingat blog saya sdh mati segan hidup tak mau LoL..

    klo banner bukannya mix antara foto, logo, dan sedikit text ya mas..
    mungkin kata” nya “anak anda masa depan anda”, “anak adalah harapan bangsa”
    *mulai puyeng lagi*

    1. hehehe, menyalurkan hobi aja. tp pas giliran kena deadline disuruh nyusun kalimat, malah mampet…

      makasih bantuannya..
      mbak tika di kabupaten mana?

      1. hehehee… saya udah kena efek malas tinggi untuk menulis, g tau kapan bisa hidup lagi jiwa menulisnya..

        dikabupaten yang kisruh pemilukada nya ga slese-slese mas.. hehehehe… kotawaringin barat, kalimantan tengah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s