Tentang KB Pria (4-Habis) – Kondom

Sebelumnya, saya sudah menulis 3 tulisan mengenai KB Pria. anda silakan scroll ke bawah, ada tiga judul tulisan Tentang KB Pria. Nah, sebelum tutup tahun 2011, saya akan menyelesaikan PR yang tertunda yaitu menyelesaikan tulisan penutup tentang KB Pria.

Sebenarnya, ada satu lagi KB untuk Pria selain vasektomi dan kondom yang akan dibahas hari ini. KB Pria ketiga adalah Pil KB Pria. Namun khusus untuk pil KB, saat ini masih dalam penelitian di universitas Airlangga Surabaya. Anda bisa membacanya dengan klik tautan ini.

Nah, saat ini saya ingin menuliskan tentang kondom. saya juga sebenarnya pernah menuliskan tentang kondom di blog ini. Namun, ada baiknya saya upload ulang tulisan tentang kondom ini.

Kondom sebagai alternatif KB pria - ilustrasi: doc HS

Kondom

Hampir setiap laki-laki dewasa mengenal kondom. Rasanya bohong banget kalau ada yang bilang belum mengenal alat kontrasepsi ini.

Kondom terbuat dari bahan lateks (karet) dan dipasang pada alat kelamin pria pada saat ereksi. Kondom hanya digunakan untuk satu kali pemakaian saja. Menurut referensi dari kompas.com, disebutkan bahwa awalnya kondom digunakan sebagai alat untuk pencegahan penularan penyakit kelamin. Pada perkembangannya, kondom saat ini digunakan juga sebagai alat kontrasepsi yang tidak hanya mencegah penularan penyakit menular seksual, tapi juga sebagai upaya untuk mencegah kehamilan.

Masih menurut referensi dari kompas.com, pada perkembangannya kondom mengalami tiga kali perubahan bahan. Yang pertama adalah dari karet tervulkanisir. Kondom dari bahan ini pertama kali dibuat tahun 1870. Berikut saya kutipkan kalimat dari kompas.com tentang kondom bahan ini: ”Pada masa itu kondom karet sangat mahal dan tebal. Para penggunanya disarankan untuk mencucinya sebelum dan setelah hubungan seksual. Mereka boleh memakainya sampai karetnya bocor atau pecah.” Terbayangkan betapa tidak menyenangkannya menggunakan kondom pada masa tersebut?

Selanjutnya, bahan kondom mengalami perubahan. Pada tahun 1930-an diperkenalkan kondom dari bahan lateks. Kondom ini jauh lebih tipis dari bahan sebelumnya, dan bentuknya sudah seperti bentuk yang ada saat ini. Sedangkan bahan terbaru yang saat ini digunakan adalah terbuat dari polyurethane, yang memiliki ketebalan jauh lebih tipis dibanding kondom sebelumnya.

Penggunaan kondom ini sebenarnya tidak begitu efektif karena selain pemasangannya yang tidak efektif, bisa saja kondom mengalami kebocoran.

-hs-

Demikian ulasan mengenai metode kontrasepsi untuk pria. vasektomi, kondom, dan (nantinya akan ada) pil KB pria. sudah saatnya para pria berpartisipasi aktif dalam program KB.

Untuk anda para pembaca dan pengunjung setia blog  TKB ini, saya ucapkan selamat tahun baru 2012. (HS)

 

Iklan

5 thoughts on “Tentang KB Pria (4-Habis) – Kondom

  1. Asliiii…., saya belom pernah pegang “sarung” yang satu ini…
    Masih suka ngerasa geli membayangkan harus pasang barang yang satu ini. hehehe…

    1. pasang implant, kalo di dokter praktek swasta berkisar 150-300 ribuan.
      sakitnya? pasang spiral (IUD) itu tidak sakit katanya. kalo pasang implant agak sedikit sakit karena pemasangannya dengan cara operasi kecil.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s