Lagi, Tentang IUD (part 2)

Sebelumnya, saya sudah mencatatkan tentang apa itu IUD. Silakan klik link ini supaya lebih nyambung dengan bahasan part dua ini. Nah, pada part dua ini, anda akan membaca dan mengetahui cara kerja dari IUD. Silakan. Semoga bermanfaat.

-hs-

Bagaimana IUD bekerja

Pada bagian sebelumnya, anda sudah mengenal apa itu IUD. Nah, disini anda akan mengetahui bagaimana cara IUD bekerja dalam tubuh anda.

Sebelum mengetahui cara kerjanya, ada baiknya anda memahami terlebih dahulu tempat dipasangkannya IUD ini, yaitu di dalam rongga rahim. Dipasangkan oleh dokter atau bidan terlatih dengan cara-cara yang sangat steril. Waktu pemasangan IUD ini tidak lama meskipun untuk memasukkan IUD ke dalam rahim adalah melalui lubang vagina. Dengan menggunakan alat bernama inserter, yang berukuran sebesar sedotan minuman, IUD akan dimasukan. Kemudian jika sudah tepat berada di dalam rahim, inserter ini akan dikeluarkan. Dan IUD akan tertinggal di dalam rahim.

Berbeda dengan metode kontrasepsi hormonal, IUD ini tidak mengandung hormone. Memang pada beberapa alat IUD ini ada yang mengandung hormone progestin. Namun yang kita bicarakan disini adalah IUD non hormonal. Nah, sebagai alat kontrasepsi non hormonal,  cara kerja IUD ini berbeda dengan Implant atau metode kontrasepsi hormonal lainnya. Jika pada metode kontrasepsi hormonal, ada hormone-hormon yang dilepaskan dari alat kontrasepsi yang mempengaruhi keadaan rahim, nah pada IUD ini tidak ada. Murni bekerja sebagai penghalang sperma menuju tuba fallopii supaya tidak terjadi pembuahan.

Lilitan tembaga yang terdapat pada IUD berfungsi untuk menghambat laju sperma supaya tidak bisa mencapai sel telur yang berada di saluran telur (tuba falopii) dengan sempurna. Keberadaan lilitan tembaga ini bisa diibaratkan sebagai jalan berkelok yang akan dilalui sel sperma sehingga lajunya menjadi lebih lambat.

Jika dilihat dari jangka waktunya, metode kontrasepsi IUD ini merupakan metode kontrasepsi jangka panjang. Sesuai namanya, memang jangka waktu pemakaian efektif dari IUD ini cukup lama. Efektifitas IUD ini antara 8-10 tahun.

Meskipun jangka waktu IUD ini cukup lama, namun jika anda merencanakan kehamilan sebelum masa pakai IUD ini habis, maka anda bisa membuka IUD ini kapanpun ketika anda ingin membukanya. Menurut para ahli, kesuburan akan segera kembali begitu anda membuka IUD ini. (HS)

part selanjutnya: persyaratan pemakaian IUD… penasaran? nantikan part 3

Iklan

3 thoughts on “Lagi, Tentang IUD (part 2)

  1. kenapa ada yang merasa tidak nyaman dgn pemasangan IUD ???
    apakah selama memakai IUD bisa 100% tidak bisa hamil???

    1. kenapa ada yang merasa tidak nyaman dgn pemasangan IUD ???
      jawab: karena IUD itu alat dari luar yang disimpan di dalam rahim. butuh waktu penyesuaian atau masa adaptasi supaya terasa nyaman. biasanya rasa tidak nyaman itu muncul ketika proses pemasangan IUD karena alat tersebut dimasukan melalui vagina. selain itu rasa tidak nyaman juga muncul pada saat berhubungan apabila benang IUDnya terlalu menjuntai (ini hanya pada kasus2 tertentu saja).

      apakah selama memakai IUD bisa 100% tidak bisa hamil???
      99% insya Allah tidak akan hamil, namun, mengingat alat ini buatan manusia, tentu saja tidak bisa menghalangi kehendak Tuhan ya. jadi kemungkinan kegagalan alias kemungkinan hamil, masih tetap ada.

      salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s